Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F Paulus buka suara soal rencana kunjungan kerja Baleg DPR RI ke Brasil dan Ekuador terkait pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Lodewijk menanggapi pertanyaan soal tersedianya metode virtual yang memudahkan siapa saja untuk berkomunikasi di masa pandemi tanpa harus melakukan kunjungan secara fisik. "Kita tentunya ingin kalau kita dengan Zoom kita cenderung ketemu dengan orang orang yang memang sudah disiapkan," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/10/2021).

Jika kunjungan kerja dilakukan on the spot, Lodewijk menyebut Anggota Baleg bisa bebas mendatangi titik titik tertentu. "Yang kita harapkan ya kita tidak akan terikat apa katakan yang sudah disiapkan protokol, tetapi kita akan melihat di mana titik titik tentunya kita berharap dari katakan kita punya atase pertahanan di sana bisa memberikan masukan, sehingga kita akan datangi," tambahnya. Dari sanalah, Lodewijk mengatakan anggota Baleg bisa memberikan masukan masukan itu yang diharapkan didapat langsung di lapangan.

"Tidak disiapkan ya, namanya pertemuan secara online tentunya ada keterbatasan, tetapi dengan itu kita lihat kumpul sekelompok orang kita bisa mendengarkan apa keluhan dia, bagaimana implementasi yang mungkin juga kita datangi terkait orang orang yang melakukan pelanggaran terkait dengan itu, kita akan cari masukan," pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, DPR RI melalui Badan Legislasi (Baleg) berencana melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Ekuador dan Brasil untuk penyusunan Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Hal tersebut diketahui dari surat yang beredar di kalangan wartawan dengan Nomor LG/13489/DPR RI/IX/2021 perihal Permintaan Nama AnggotaBalegke Luar Negeri.

Adapun berisi informasi kegiatan akan dilakukan pada 31 Oktober hingga 22 November 2021. Surat itu ditujukan kepada Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi)BalegDPR RI.

Leave a Reply

Your email address will not be published.