
Waterproofing perlu diaplikasikan pada bagian-bagian tertentu untuk melindungi rumah dari tetesan air yang dapat merusak struktur. Musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk mengaplikasikan lapisan tersebut. Mengapa demikian?
Ada sejumlah kelebihan mengapa sebaiknya pelapis ini digunakan saat musim kemarau, seperti kering lebih cepat. Bila Anda penasaran dengan kelebihan-kelebihan lain, simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya!
Kelebihan Mengaplikasikan Waterproofing di Musim Kemarau
Seperti yang kita tahu, Indonesia merupakan negara tropis sehingga mempunyai dua musim. Salah satunya adalah kemarau. Musim ini dapat dimanfaatkan untuk mengaplikasikan lapisan anti air di rumah.
Ada berbagai kelebihan mengapa kemarau menjadi waktu yang cocok untuk pengaplikasian lapisan ini. Berikut di antaranya:
● Pengeringan Menjadi Lebih Cepat
Lapisan anti air umumnya berbentuk cairan yang perlu dikeringkan terlebih dahulu agar fungsinya semakin maksimal. Waktu pengeringan ini bisa berbeda tergantung pada berbagai faktor, seperti musim.
Di musim hujan, proses tersebut bisa berjalan lebih lama karena tidak ada sinar matahari dan udara menjadi lembap. Selain itu, Anda juga perlu menutup bagian yang sedang dikerjakan agar tidak terkena airnya.
Namun, di musim kemarau, proses pengeringan bisa berjalan lebih cepat karena adanya sinar matahari. Udara pun tak terlalu lembap. Di samping itu, Anda tak perlu repot-repot membuka tutup bagian yang sedang dikerjakan berulang kali.
● Antisipasi Kebocoran Lebih Maksimal
Musim kemarau bisa membuat waterproofing mengering dengan baik. Jadi, pekerjaan akan menjadi lebih efisien. Hasilnya pun akan terasa maksimal sehingga penghuni rumah bisa terlindungi dari kebocoran saat musim hujan tiba.
Stuktur bangunan pun aman dari kebocoran tersebut. Dengan demikian, rumah bisa menjadi lebih siap untuk menghadapi aneka cuaca buruk yang bisa terjadi saat musim hujan tiba.
● Tak Perlu Terganggu dengan Air Hujan
Air hujan kerap mengganggu proses pengeringan lapisan anti air. Selain itu, tukang juga kerap berhenti saat hujan turun sehingga pekerjaan pun terhambat. Hal ini dapat membuat proses pelapisan waterproofing menjadi lebih lama.
Akibatnya, rumah tak bisa segera digunakan. Padahal, terkadang keluarga sudah membutuhkannya. Selain itu, anggaran untuk membayar tukang juga bisa membengkak. Terlebih lagi bila tukang tersebut dibayar harian.
Maka dari itu, musim kemarau menjadi waktu yang layak untuk Anda pilih bila ingin melapisi bagian rumah dengan lapisan anti air ini. Jadi, pekerjaan bisa berjalan dengan lebih lancar tanpa perlu khawatir dengan kendala-kendalanya.

● Pengaplikasian Lebih Mudah
Ada tantangan tersendiri yang sering dihadapi oleh tukang saat melapisi bagian rumah dengan lapisan air. Salah satunya adalah lapisan tersebut tak bisa menempel dengan rata. Akibatnya, rumah tak terlindungi dari air yang bisa merusak struktur.
Selain itu, tukang juga perlu mengeringkan area berulang kali saat musim hujan tiba. Alhasil, ada banyak waktu terbuang karena tukang melakukan hal yang sama. Inilah yang menjadi salah satu faktor rumah tak bisa segera ditempati.
Itulah mengapa, sebaiknya Anda mengaplikasikan lapisan tersebut saat musim kemarau tiba. Jadi, hasilnya akan lebih rata. Orang yang bertugas untuk mengaplikasikannya pun tak perlu mengeringkan area berkali-kali sebelum memulai pengerjaan.
● Menghindari Pertumbuhan Jamur dan Lumut
Musim hujan bisa membuat permukaan menjadi lebih lembap. Akibatnya, jamur atau lumut akan tumbuh di atasnya. Hal ini akan mencegah lapisan anti air menempel pada bagian rumah.
Jika sulit untuk menempel, maka rumah tak bisa dilindungi secara maksimal. Selain itu, lapisan ini akan mudah mengelupas sehingga dapat mengganggu estetika. Tentu Anda tak mau hal ini terjadi, bukan?
Maka dari itu, ada baiknya Anda memilih musim kemarau sebagai waktu aplikasi lapisan anti air. Musim tersebut membuat permukaan menjadi lebih kering sehingga tak mudah ditumbuhi oleh jamur dan lumut.
● Mengatasi Risiko Gagal Aplikasi
Ada risiko gagal aplikasi bila Anda menggunakan pelapis anti air saat musim hujan tiba. Hal ini disebabkan oleh keberadaan air yang membuatnya tak menempel dengan sempurna.
Hal ini tak terjadi bila Anda mengaplikasikannya saat musim kemarau tiba. Di musim tersebut, kondisi permukaan cenderung kering. Alhasil, risiko kegagalan aplikasi dapat diminimalisir.
● Memperpanjang Umur Bangunan
Berbagai kelebihan yang telah disebutkan di atas membuat umur bangunan menjadi lebih panjang. Hal ini disebabkan bangunan tersebut mendapatkan perlindungan optimal akibat proses pelapisan yang berjalan maksimal dan tanpa hambatan berarti.
Bila umur lebih panjang, maka bangunan menjadi awet dan tak mudah rusak. Alhasil biaya renovasi bisa ditekan dan dialokasikan ke keperluan lainnya.
Menggunakan Pelapis Sika
Sekarang Anda sudah tahu apa saja kelebihan aplikasi pelapis anti air di musim panas. Kelebihan-kelebihan ini akan terasa semakin maksimal jika Anda memilih produk yang cocok. Salah satunya adalah Sikalastic® HLM 5000 R.
Pelapis ini bisa melindungi bangunan dari penetrasi air secara maksimal. Selain itu, pelapis ini memberi kesempatan bagi strurktur untuk berekspansi dan berkontraksi secara ringan. Menariknya, produk ini juga fleksibel terhadap suhu rendah.
Pencampuran dan penggunaannya pun cukup mudah. Aplikasinya yang dingin membuatnya tak memerlukan sambungan. Ada dua grade yang dapat membantu aplikasi permukaan vertikal dan horizontal.
Tak perlu khawatir karena Sika terlah berpengalaman selama 114 tahun dalam berbagai proyek global. Misalnya adalah Hotel dan Resor di Yunani. Selain itu, Sika merupakan pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia.
Kelebihan-kelebihan ini membuat Sika layak untuk dipilih sebagai waterproofing Anda. Klik di sini untuk mengetahui informasi selanjutnya.
