Mespani (27), seorang nelayan asal Pulau Bawean, Gresik ditemukan tewas mengambang di bibir pantai Kecamatan Sangkapura. Pemuda itu diduga tewas terseret ombak saat mencari udang. WargaDesa Daun, Kecamatan Sangkapura itu dievakuasi warga menggunakan kapal nelayan.

Ditutupi sarung, kemudian dievakuasi di daratan. Tubuhnya kaku tidak bernyawa hampir seharian tenggelam di air. Berdasarkan informasi yang dihimpun,diduga korban saat mencari udang terseret ombak lalu hilang dan tenggelam.

Saat berada di Perairan Dusun Pacinan, Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura. Awalnya, korban bersama temannya bernama Tamim pergi melaut pada Jum'at (1/10/2021), sekitar pukul 13.00 Wib. Baca juga: Meriahnya Festival Layang Layang di Balongpanggang Gresik, Layangan Naga Dianggap Paling Sakral

Keduanya berjalan kaki karena kondisi air laut dalam keadaan surut. Tapi dalam perjalanan keduanya memutuskan berpisah, supaya mendapatkan udang lebih banyak. Namun tanpa disadari, arus laut semakin tinggi. Tamim kemudian mencari korban di titik lokasi terakhir berpisah. Hasilnya, korban hilang tidak ditemukan. Tamim hanya menemukan topi, sepatu dan hasil tangkapan. Seketika itu dia yakin jika korban telah hilang.

Danramil 0817/17 Sangkapura, Kapten Arh Kuntoko mengatakan, setelah mendapatkan laporan, instansinya bersama masyarakat langsung melakukan proses pencarian. Baca juga: Teror Ular Kobra Gegerkan Warga Lumajang, Ada yang Digigit hingga Disembur Racun Kena Mata Sasaran pencarian dilakukan dimulai dari titik diduga hilangnya korban sampai radius 5 kilometer.

Pencarian dilakukan bersama pihak terkait menyusuri lokasi hilangnya korban. Korban belum bisa ditemukan hingga Sabtu (2/10/2021) dinihari. Kondisinya yang tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian karena sudah larut malam. "Proses pencarian akhirnya dihentikan pada Sabtu (2/10) dinihari sekitar pukul 01.00 Wib. Sekitar pukul 07.00 Wib korban ditemukan mengambang sekitar 1/2 mil dari bibir pantai depan Koramil 0817/17 Sangkapura. Setelah dicek ternyata benar, mayat tersebut adalah korban yang dicari karena tenggelam," ucapnya, Minggu (3/10/2021).

Ciri ciri jasad tersebut merujuk pada korban. Sehingga langsung dievakuasi menggunakan kendaraan dari bibir pantai dibantu warga. "Selanjutnya kami serahkan ke pihak keluarga, untuk proses pemakaman," tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.